Fakta Dan Mitos Penting Tentang Penyakit Asma

Penyakit asma adalah penyakit yang bisa dialami oleh siapa saja dan sering kita jumpai. Seperti penyakit lainnya, asma juga memiliki berbagai mitos yang beredar baik tentang gejala maupun pengobatannya. Oleh karena itu, penting bagimu mengetahui beberapa mitos dan fakta tentang penyakit asma.

Penyakit Asma

Fakta Dan Mitos Penyakit Asma

Berikut beberapa mitos da fakra penyakit asma yang perlu kamu tahu.

Mitos 1

Asma bisa disembuhkan secara total

Fakta: Gejala asma memang bisa diredakan dan mungkin jadi semakin jarang kambuh. Namun, bukan berarti kalau asma benar-benar telah sembuh total karena penyakit ini tidak bisa disembuhkan tapi bisa dikendalikan gejalanya.

Ketika penderita terkena pemicu penyebab asma, gejalanya akan muncul kembali. Obat-obatan atau alat bantu pernapasan semuanya hanya berfungsi untuk meringankan dan mengurangi gejalanya kambuh.

Mitos 2

Asma terjadi karena masalah neurologis dan psikologis

Fakta: Asma adalah penyakit yang melibatkan paru-paru dan saluran pernapasan kita. Gejalanya timbul karena adanya penyempitan saluran pernapasan disertai peradangan secara berulang. Hal ini dipicu oleh banyak hal seperti debu, cuaca dingin, serbuk sari bunga, dan tungau. Jadi masalah neorologis dan psikologis bukanlah penyebab asma.

Mitos 3

Pengobatan asma menyebabkan kecanduan

Fakta: Banyak ornag yang percaya terhadap mitos satu ini. Obat asma memang dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama dan ketika gejala kambuh tiba-tiba. Walaupun penyakit ini tidak dapat sembuh total, tidak ada obat asma yang bisa menyebabkan kecanduan.

Mitos 4

Konsumsi suplemen dapat mengatasi asma

Fakta: Saat ini memang ada berbagai suplemen yang diyakini dapat menyembuhkan asma. Namun, sejauh ini belum ada penelitian ilmiah pasti yang bisa membuktikan kalau suplemen yang beredar benar-benar efektif untuk pengobatan asma.

Daripada mengkonsumsi suplemen yang belum pasti efektifnya, penderita asma lebih baik makan makanan bergizi, sehat, dan seimbang seperti buah-buahan, sayuran, rendah lemak, dan makanan berserat tinggi.

Mitos 5

Penderita asma tidak boleh berolahraga

Fakta: Mitos ini tentu daja salah. Dengan berolahraga, maka bisa meningkatkan kapasitas paru-paru dan membuat gejala asma lebih mudah dikendalikan. Apalagi tubuh kita menjadi lebih bugar, sehingga tidak rentan terhadap infeksi pernapasan.

Namun tidak semua olahraga bisa dilakukan penderita. Jenis olahraga yang bisa dilakukan adalah berjalan kaki, bersepeda, berlari santai, dan berenang. Untuk menghindari kelelahan yang parah, lakukan olahraga dengan intensitas ringan terlebih dahulu dan tingkatkan secara bertahap.

Mitos 6

Asma hanya perlu diobati selama kambuh

Fakta: Sebenarnya, ada dua jenis pengobatan asma yaitu pengontrol dan pereda. Obat pengontrol dikonsumsi ketika pasien tidak diserang asama dan untuk mencegah kambuh lagi. Sedangkan, obat atau alat pereda dikonsumsi ketika serangan asma untuk meringankan saluran pernapasan. Kebanyakan penderita memerlukan obat pengendali asma yang dikonsumsi secara teratur agar tidak gampang kambuh.

Mitos 7

Jika mengkonsumsi obat dalam jangka panjang, lama-lama obat tidak efektif lagi

Fakta: Mitos tersebut salah karena tidak ada istilah resistan atau kebal terhadap obat dalam pengobatan asma. JIka pendertita mengkonsumsi obat dengan dosis yang tepat seperti yang direkomendasikan dokter, maka obat asma selalu efektif untuk penderitanya.

Kesimpulan

Penyakit asma adalah penyakit yang bisa dialami oleh siapa saja dan tidak bisa disembuhkan total. Seperti penyakit lainnya, asma juga memiliki berbagai mitos. Dengan mengetahui fakta tentang penyakit asma diatas, semoga para penderita bisa manangani asmanya dengan tepat.

956 points
Upvote Downvote

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fashion Lama Yang Jadi Fashion Trend 2018

Ciri-Ciri Berita Hoax

Fakta Dan Ciri-Ciri Berita Hoax Perlu Kamu Tahu