Minuman Beralkohol Korea Dalam Tradisi dan Budaya


Minuman beralkohol menjadi bagian dari budaya dan tradisi di beberapa negara seperti Bir di Jerman, Wine di Prancis, Sake di Jepang, Vodka di Rusia, dan Soju di Korea. Soju merupakan minuman beralkohol Korea yang paling terkenal dan yang mewakili tradisi budaya Korea.

Minuman keras di tradisi Korea sering disebut Yakju. Yakju secara harfiah berarti obat beralkohol yang umumnya diwakili oleh Makgeolli dan Soju. Harganyapun relatif terjangkau dan mudah ditemukan dimana saja. Bahan utama pembuatan minuman beralkohol Korea adalah nasi.

Minuman Beralkohol Korea

Minuman Beralkohol Korea

Alkohol tradisional Korea sebenarnya dibagi menjadi Takju, Yakju, dan Soju. Minuman ini dibedakan berdasarkan proses penyaringan dan penyulingan. Takju (alkohol mentah) dan Yakju (alkohol olahan) berasal dari proses fermentasi yang sama dan dibuat dengan bahan baku yang sama, tetapi diambil pada tahapan yang berbeda.

Ketika alkohol berbahan dasar beras diproses, hasilnya dipisahkan menjadi dua bagian. Bagian yang bening di atas dan bagian yang keruh di bawah. Cairan bening yang diekstrak ini disebut Yakju.

Untuk cairan keruh yang tersisa kemudian disaring dengan air yang kemudian disebut Takju. Sedangkan Soju adalah salah satu minuman paling populer yang dibuat melalui penyulingan Takju atau Yakju.

Makgeolli (Takju)

Dari semua alkohol tradisional Korea, Takju atau Makgeolli memiliki sejarah terpanjang karena mereka dibuat dengan mencampur beras ketan kukus atau gandum dengan cacing, ragi, dan air fermentasi.

Sekilas Takju memiliki warna putih seperti susu dengan kandungan alkohol 6% -13%. Selain menyimpan lactobacillus tinggi, Takju diyakini memiliki kalori rendah dan protein tinggi.

Minuman Beralkohol Korea

Cheongju

Cheongju adalah minuman keras yang berwarna bening. Cheongju sebenarnya dihasilkan melalui pengolahan Makgeolli. Cheongju banyak digunakan dalam berbagai ritual dan upacara tradisional karena dianggap sebagai alkohol murni.

Soju

Soju merupakan minuman keras paling populer di Korea yang diproduksi secara massal. Soju yang diproduksi secara lokal umumnya dibuat menggunakan metode stilasi tradisional dan dianggap sebagai produk berkualitas tinggi. Andong Soju tradisional adalah minuman keras yang disuling dan mampu bertahan untuk waktu yang lama dengan rasa lebih tajam.

Gwasilju, Wine

Gwasilju adalah istilah umum di Korea untuk minuman keras berbahan dasar buah. Metode pembuatan minuman ini bisa dibagi menjadi dua kategori. Salah satu metode terbuat dari buah alami yang difermentasi dan yang satunya dibuat dengan mencampurkan buah, gula, dan alkohol.

Makna Minuman Beralkohol Dalam Budaya Korea

Bagi orang Korea, minuman beralkohol adalah teman seumur hidup mereka baik saat suasana sedih maupun hati yang bahagia. Orang Korea telah membuat minuman keras sendiri sejak zaman kuno dari bahan-bahan alami di sekitar mereka.

Minuman beralkohol Korea telah menjadi komponen dan bagian penting budaya, ritual keagamaan, dan kehidupan sosial. Dalam beberapa kesempatan, alkohol tradisional bahkan menjadi bagian penting dihari pernikahan. Pengantin wanita biasanya akan melakukan ritual minum sebagai simbol sumpah untuk pernikahan mereka.

Pada kesempatan lain, jika pemuda Korea menuangkan alkohol ke orang tua mereka, diartikan sebagai doa dan berharap bahwa mereka diberikan kesehatan yang baik dan umur panjang.

Hampir semua minuman keras tradisional Korea dibuat dan diproduksi secara tradisional dan manual untuk menjaga kualitas dan karakteristik rasa. Minuman keras ini biasanya dikemas dalam kotak mewah dan membuatnya sempurna untuk hadiah.

Kesimpulan

Minuman beralkohol Korea menjadi bagian dari budaya dan tradisi mereka. Minuman ini dibuat dari bahan alami dan dilakukan secara tradisional untuk menjaga kualitas rasa.


0 Comments

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Gif
GIF format