5 Alasan Pilpres 2019 Jadi Pilpres Terlucu Sepanjang Sejarah


851
851 points

Di balik segala kehebohan dan ketegangan pemilu khususnya pilpres 2019 membawa kelucuan tersendiri. Kelucuan demi kelucuan dalam pesta demokrasi Indonesia terus bergulir menyesuaikan zamannya. Bahkan pilpres 2019 bisa dinobatkan jadi pilpres terlucu sepanjang sejarah.

Pada era Orde Lama misalnya, partai mana pun yang menang tidak akan berpengaruh apa-apa karena presidennya ya tetap Bung Karno. Masa Orde Baru juga tidak kalah lucu karena masyarakat era itu kompak berpura-pura antusias menanti kepastian partai mana yang akan menang pemilu legislative, padahal sejak awal siapa pemenang pemilu dan siapa presidennya sudah ketahuan.

5 Alasan Pilpres 2019 Jadi Pilpres Terlucu

Pilpres 2019 Pilpres Terlucu Sepanjang Sejarah

Sedangkan pada pilpres 2014 lalu, kita disuguhi pilpres dengan kelucuan gaya baru yang dibumbui isu agama, etnis, dan latar belakang pribadi. Lalu bagaimana dengan Pilpres 2019 ini? Pesta demokrasi tahun ini juga menyajikan kelucuan-kelucuan tersendiri lho. Nah langsung aja nih guys, berikut 5 alasan Pilpres 2019 jadi pilpres terlucu sepanjang sejarah Indonesia versi taupedia.

Orang-orang Rela Dipanggil Cebong Dan Kampret      

Pasca pemilu 2014, para pendukung fanatik kedua pasangan capres terbagi dalam dua kubu yaitu Cebong (pendukung jokowi) dan Kampret (pendukung prabowo). Anehnya, biasanya orang Indonesia paling benci jika dipanggil dan saling memanggil dengan nama binatang.

Tapi kali ini kedua kubu tersebut malah cenderung bangga dengan label tersebut sebagai “Cebongers dan Kampret”. Meskipun cebong-kampret adalah istilah ejekan jika berbeda pilihan politik, kita semua harus sadar bahwa kita masih satu bangsa, satu bahasa, dan satu tanah air Indonesia.

5 Alasan Pilpres 2019 Jadi Pilpres Terlucu

Munculnya Spesies Baru Kutu Loncat

Di tengah-tengah hebohnya istilah cebong dan kampret, entah bagaimana awalnya muncul julukan baru yaitu kutu loncat. Kutu loncat adalah sebutan untuk para politisi yang pindah dari satu partai ke partai lain yang diprediksi lebih menjanjikan di masa yang akan datang untuk mencari keuntungan atau kekuasaan.

Motif membelotnya para kutu loncat biasanya karena kepentingan politis atau bahkan ada dendam. Selain politisi, para Buzzer juga suka menjadi kutu loncat. Istilah Buzzer adalah orang yang memanfaatkan akun sosial media miliknya untuk menyebar luaskan info dan menggiring opini publik sesuai dengan tujuannya.

5 Alasan Pilpres 2019 Jadi Pilpres Terlucu

Yang Nyapres Siapa, Yang Ribut Siapa

Pilpres zaman sekarang, isu sepele apapun bisa dipakai untuk menyerang capres kubu lawan. Jangankan isu asal-usul dan rekam jejak, soal jumatan sama pulpen yang dipakai saat debat saja bisa jadi isu.

Bukan hanya masing-masing capres dan keluarganya yang jadi sasaran, melainkan juga antar kubu saling serang. Dari yang sekadar saling mengolok sampai-sampai saling mengafirkan. Lucunya, ketika para pendukung masing masing kubu saling baku bully, sementara kedua capres justru saling berangkulan bahkan saling memuji.

Kedua Pasangan Capres-Cawapres Hobi Membuat Kecewa

Tragisnya, kedua pasangan  sudah dibela-bela pendukungnya mereka biasanya sama-sama punya hobi bikin kecewa. Yang satu hobi beretorika dengan data kurang pas dan yang satunya hobi overclaim dan bikin kebijakan-kebijakan ajaib.

Hobi bikin pernyataan dan janji ini bahkan bukan hanya monopoli para capres, para kandidat cawapresnya masing-masing juga. Akhirnya, para pendukungnya dan para buzzer masing masing harus pontang-panting mencari bahan buat ngeles. Semaksa apapun, yang penting ngeles!!

Intinya nih guys, persaingan pilpres zaman sekarang bukan lagi soal bagaimana caranya negara Indonesia dipimpin oleh figur yang negarawan, tapi cuma sebatas jangan sampai “capres lawan yang menang”.

Kedua Pasangan Capres-Cawapres Hobi Membuat Kecewa

Kehebohan Pemilu Tidak Berakhir Di Pilpres 2019

Panasnya musim Pilpres 2019 tidak akan berakhir tahun ini saja tapi akan berlanjut di pesta demokrasi 5 tahun kedepan. Jika kali ini Jokowi menang, maka pada Pilpres 2024 nanti jokowi tidak bisa mencalonkan lagi. Sedangakn  Prabowo dan Sandiaga masih bisa. Bahkan bisa jadi mereka berdua akan saling bersaing atau munculnya kandidat lain.

Tetapi jika ternyata Prabowo yang menang. Maka prabowo bisa mencalonkan diri lagi di tahun 2024 dan Jokowi juga karena belum 2 periode. Bisa dibayangkan kan guys gimana heboh nya nanti kalau ini benar terjadi? Mudah-mudahan sapa adanya pilpres tidak membuat kita terpecah belah tapi membuat negara indonesia semakin maju.

5 Alasan Pilpres 2019 Jadi Pilpres Terlucu

Kesimpulan

Itulah 5 alasan Pilpres 2019 jadi pilpres terlucu sepanjang sejarah Indonesia versi taupedia. Berbeda pilihan saat pemilu sah-sah saja. Tapi perbedaan tersebut jangan sampai membuat kita tidak saling tegur sapa, tidak saling bicara, atau bahkan saling mengkafirkan. Beda pilihan bolehlah tapi persaudaraan jalan terus.


0 Comments

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Gif
GIF format