Kisah Nyata Derita Muslim Uighur Di Xinjiang China


841
841 points

Akhir-akhir ini, negara China mendapat berbagai kritik dari masyarakat dunia karena kabar derita muslim Uighur (kelompok minoritas Muslim di China) dan perlakuan mereka terhadap suku tersebut. Pada bulan agustus 2018, komite PBB bahkan mendapat laporan sekitar satu juta Muslim Uighur di wilayah Xinjiang barat telah di tahan.

Derita Muslim Uighur

Mereka ditahan untuk mendapatkan program cuci otak reedukasi atau pendidikan ulang. Tapi, Pemerintah China membantah tudingan tersebut. Langsung aja ya guys, berikut ini derita Muslim Uighur Di xinjiang China yang perlu kalian tahu.

Derita Muslim Uighur Di Xinjiang China

Dilarang Beribadah, Dipaksa Makan Daging Babi, Serta Minum Alkohol

Walaupun China menolak adanya kamp tahanan, investigasi BBC menemukan bukti mengejutkan berupa beberapa foto dari satelit. Foto ini menunjukan adanya kompleks besar yang berkeamanan ketat di gurun pasir. Ternyata, komplek pengasingan khusus muslim Uighur ini dibangun mulai dari tahun 2013.

Adanya program ini bertujuan untuk mengubah pemikiran politik para tahanan, menghapus keyakinan Islam mereka, dan membentuk ulang identitas (Muslim) mereka. Di dalam kamp, agen-agen negara ditugaskan untuk menyembuhkan penyakit (Islam) melalui serangkaian prosesi mengerikan.

Muslim Uighur dipaksa untuk makan daging babi, meminum alkohol serta menghafal lagu-lagu Partai Komunis. Derita muslim Uighur tak hanya sampai itu, mereka bahkan dipaksa belajar bahasa Mandarin dan pelatihan komprehensif yang dirancang khusus untuk mengeluarkan agama dan budaya Islam dari kepala mereka.

Jika seorang muslim menolak perintah di kamp, mereka akan dihukum dengan dimasukan ke sel isolasi, dipukuli,dan dibiarkan kelaparan selama berhari-hari.

Derita Muslim Uighur Di Xinjiang China

Pembersihan Etnis Dengan Cuci Otak Anak

Proyek China membersihkan masyarakat muslim Uighur dicapai melalui program rutin. Program tersebut dilakukan dengan mengumpulkan anak-anak suku Uighur agar melaporkan kegiatan keagamaan orang tua mereka pada guru.

Bahkan lembaga formal negara seperti panti asuhan juga menjalani program pencucian otak dan asimilasi budaya untuk anak-anak muslim Ughiur lho. Di dalam panti asuhan, anak anak berusia enam bulan hingga 12 tahun akan dikurung seperti hewan ternak.

Mereka dicuci otak agar berpaling melawan orang tua mereka, melawan agama dan budaya, mendukung atheisme, bisa bahasa Mandarin, dan adat istiadat Han yang diistimewakan oleh Beijing.

Derita Muslim Uighur Di Xinjiang China

Harus Memberikan Sampel Biometrik Dan DNA

Menurut Human Rights Watch, suku Muslim Uighur dipantau dengan ketat. Mereka juga harus memberikan sampel biometrik dan DNA. Selain  itu, kelompok-kelompok HAM mengatakan kalau mereka diarahkan untuk mengecam dan bahkan meninggalkan keyakinan iman mereka.

Derita Muslim Uighur Di Xinjiang China

Penyiksaan Fisik dan Psikologis

Dari sejumlah kesaksian mantan tahanan kamp, selain dipaksa untuk meninggalkan keyakinan Islam, penyiksaan fisik dan psikologis juga dialami Muslim Uighur. Keluarga mereka juga lenyap diusir atau ditahan dan juga disiksa.

Derita Muslim Uighur

Kriminalisasi Islam

Pada tahun 2015, China membatasi muslim Uighur di Xinjiang untuk menjalankan puasa selama bulan Ramadan. Menurut Human Rights Watch, larangan ini diperketat dengan berbagai cara.

Cara tersebut seperti pengawasan terhadap masjid, pemindahan guru agama dan siswa dari sekolah, larangan Muslim Uighur untuk berkomunikasi dengan keluarga atau teman yang tinggal di luar negeri, serta pemutaran literatur yang diwajibkan untuk siswa di sekolah-sekolah di Xinjiang.

Mengenal Muslim Uighur

Sebenarnya, muslim Uighuradalah kaum Muslimin yang beretnis Turki. Jumlahnya di China sekitar 11 juta orang. Provinsi dengan mayoritas suku Uighur ini terletak di wilayah ujung barat China yang merupakan wilayah terbesar.

Menunggu Pertolongan Dunia

Kecaman internasional memang semakin meningkat tentang perlakuan Cina terhadap Muslim Uighur. Tetapi, belum ada negara yang mengambil tindakan apa pun selain mengeluarkan pernyataan kritis.

Derita Muslim Uighur

Kesimpulan

Itulah beberapa derita Muslim Ughiur. Sebagai sesama umat manusia, setidaknya kita harus menghormati perbedaan terutama perbedaan agama.


0 Comments

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Gif
GIF format