6 Eksperimen Rekayasa Genetika Ilmuwan China


835
835 points

Kalian tau ga sih kalau para ilmuwan sering melakukan eksperimen rekayasa genetika terutama di negara China. China merupakan negara yang maju dari sisi teknologi. Tidak hanya memproduksi hampir seluruh hardware elektronik yang ada di dunia, china juga maju didunia sains lho guys. Hal ini terbukti dari beberapa modifikasi genetik revolusioner yang dilakukan ilmuwan China.

6 Eksperimen Rekayasa Genetika

Dilansir dari Listverse, Ilmuwan China berpikiran maju karena mereka berani mendobrak hal kontroversial seperti reproduksi dan rekayasa gen manusia. Nah Langsung aja nih guys, berikut 6 eksperimen rekayasa genetika ilmuwan china versi taupedia.

6 Eksperimen Rekayasa Genetika Ilmuwan China

Tikus Lahir Tanpa Ayah

Tahun 2018 kemarin, ilmuwan China berhasil meraih prestasi tentang kloning. Mereka sukses menghasilkan 29 anak anjing dari dua ibu tanpa pejantan. Dan  sekarang, mereka mencoba eksperimen ini ke tikus.

Biasanya, ketika mamalia mengalami konsepsi atau pembuahan, ada sekitar 100 gen dimana hanya gen dari betina atau jantan yang diaktifkan untuk menentukan jenis kelamin nya nanti. Kedua induk jantan dan betinalah yg diperlukan untuk mengaktifkan semua gennya.

Tapi Dengan sedikit modifikasi genetika oleh ilmuwan China, ada gen sel induk yang disunting sehingga sel telur tikus betina bisa disuntikkan ke tikus betina lainnya. Pembuahan akhirnyapun terjadi dan bayi tikus tumbuh sehat tanpa adanya perkawinan dengan tikus jantan.

Eksperimen Rekayasa Genetika

Embrio Anti HIV

Seperti yang kita tahu, salah satu media penularan HIV adalah dari ibu hamil ke janin.  Oleh karena itu, ilmuwan China bereksperimen untuk mengembangkan embrio anti HIV. Mereka kemudian melakukan eksperimen dengan memanfaatkan 26 sel telur yang telah dibuahi.

Sel telur ini lalu dimutasi genetik dengan CRISPR. Hasilnya, ada 4 sel telur yang berhasil kebal HIV. Meski demikian, masih terlalu banyak yang gagal dan masih berisiko untuk diaplikasikan ke manusia.

Embrio Anti HIV

Nanorobot Penghancur Sel Kanker

Sejak lama, para ilmuwan mencoba untuk menciptakan nanobot yang bisa beredar di pembuluh darah untuk menghentikan sel kanker. Namun, pada akhirnya ilmuwan China lah yang berhasil mewujudkannya.

Dibuatnya nanobot ini didasarkan pada konsep kalau tumor akan hidup dan tumbuh di tubuh seseorang jika “diberi makan” oleh pembuluh darah. Oleh karena itu, mereka membuat nanobot dengan basis sebuah molekul DNA dari virus bernama Phage yang dapat menggumpalkan enzim thrombin atau enzim yang dihasilkan tumor untuk makan sel lain dan membesar.

Uji coba dalam tubuh tikus berhasil. Nanobot dilepas dalam tubuh tikus dan membuat enzim thrombin membeku sehingga tumor kelaparan. Bahkan, ada beberapa percobaan yang hasilnya sangat efektif, dimana tumor langsung lenyap dan harapan hidupnya meninggi.

Nanorobot Penghancur Sel Kanker

Laba-Laba Sutera

Yang kita tahu penghasil sutera terbanyak adalah ulat. Ternyata, ada jenis laba-laba tertentu yang bisa memproduksi sutera. Jaring laba-laba untuk sutera bahkan sangat kuat dan bisa jadi bahan untuk memperkuat rompi anti-peluru. Masalahnya, laba-laba ini tidak bisa diternakkan. Mereka sering bertarung sesamanya ketika teritorinya diganggu dan juga termasuk hewan kanibal.

Oleh karena itulah ilmuwan China mengganti kode genetik ulat sutera dengan laba-laba agar hasil suteran ya lebih baik. Hal ini berhasil dengan baik, dan akhirnya menghasilkan sutera dengan kualitas lebih baik dengan 35,2 persen merupakan jaring laba-laba.

Laba-Laba Sutera

Monyet Hasil Kloning

Di akhir 2017 lalu, dua ekor kera macaques lahir di laboratorium Shanghai. Dua kera ini lahir dengan jeda dua minggu padahal keduanya merupakan kembar identik. Kedua monyet yang bernama Zhing Zhong dan Hua Hua ini dikloning menggunakan teknik SCNT atau Somatic Cell Nuclear Transfer.

Meskipun dinyatakan berhasil, eksperimen ini mendapat kritikan keras dari dunia karena tidak sesuai etika kemanusiaan karena mereka menganggap kloningan primata sangat dekat dengan manusia. Meski demikian, tujuan kloning ini adalah untuk mencari cara mendeteksi dan mencegah penyakit berbasis gen seperti kanker.

Eksperimen Rekayasa Genetika Ilmuwan China

Anjing Berotot

Para ilmuwan asal China mencoba memodifikasi gen dari anjing jenis beagle agar bisa lebih kuat, lebih cepat pergerakannya, dan memiliki massa otot yang lebih banyak.

Anjing-anjing berotot ini akan dijadikan anjing pemburu yang baik dan bisa dimanfaatkan oleh kepolisian dan militer. Awalnya, percobaan ini dilakukan untuk meneliti berbagai penyakit anjing yang mirip dengan manusia. Namun, percobaan ini akhirnya justru mendatangkan manfaat lain.

Anjing Berotot

Kesimpulan

Itulah 6 eksperimen rekayasa genetika ilmuwan China versi taupedia. Banyak sekali eksperimen rekayasa genetika yang mendapat pertentangan dunia. Tapi ada juga eksperimen yang telah berhasil dan sangat bermanfaat terutama dibidang kesehatan. Intinya nih guys, apapun yang akan kita lakukan, alangkah baiknya dilandasi niat untuk hal kebaikan.


0 Comments

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Gif
GIF format