Fakta Kampanye Hitam Ibu-Ibu Di Karawang


Semakin dekat dengan hari pemilu, semakin gencar juga kampanye yang dilakukan oleh kedua paslon. Tapi kalian tau ga sih kalau akhir akhir ini sempat ada video viral kampanye hitam ibu-ibu di Karawang? Video yg berisi 3 ibu-ibu sedang melakukan kampanye dari rumah ke rumah untuk mengajak warga agar tidak memilih Jokowi mendadak menjadi viral di media sosial.

Kampanye Hitam Ibu-Ibu Di Karawang

Untungnya, polisi langsung bergerak cepat menangkap pelaku dugaan kampanye hitam tentang Jokowi ini. Nah langsung aja guys, berikut fakta kampanye hitam ibu-ibu di karawang versi taupedia.

Kampanye Hitam Ibu-Ibu Di Karawang

Menyebarkan Berita Bohong

Dalam video viral ini, ada 3 ibu-ibu yang sedang berbicang dengan seorang pria di depan rumahnya. Mereka mengajak pria tersebut dan para warga lainnya agar tidak memilih Jokowi.   

Salah satu ibu dalam video bahkan mengatakan kalau Jokowi menang dalam pemilu, maka suara azan di masjid akan dilarang, tidak akan ada lagi wanita yang memakai boleh hijab, dan memperbolehkan pernikahan sejenis.

Kampanye Hitam Ibu-Ibu Di Karawang

Langsung Ditangkap Kepolisian

Karena videonya mendadak viral, Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, melaporkan hal ini ke pihak berwajib terkait kampanye hitam yang menyerang kubunya, Jokowi. Polisi pun kemudian langsung bertindak dan menangkap ketiga ibu tersebut.

Mereka ditangkap di rumahnya masing-masing oleh pihak Krimal Khusus Polres Karawang pada hari Minggu (24/2) lalu. Ketiga ibu itu bernama Engqay Sugiarti (39) warga Babakanmaja Rt 01/03, Ika Peranika (36) warga Kalioyod RT 02 RW 03, dan Citra Widianingsih, (38) Perumnas Bumi Telukjambe Blok W No. 273 Karawang.

Menurut Kapolres Karawang, AKBP Nur Edi Irwansyah Putra, ketiga ibu ini diamankan Polres Karawang dan Polda Jabar sebagai tindakan preventif kepolisian. Sedangkan, untuk motifnya sebenarnya masih didalami penyidik.

Menyebarkan Berita Bohong

Pembagian Tugas Dalam Video

Tiga ibu rumah tangga asal Karawang yang diduga melakukan kampanye hitam ini sudah ditetapkan sebagai tersangka. Pihak kepolisian maish menahan mereka di Polres Karawang sambil terus melakukan proses penyelidikan.

Dalam kasus dugaan kampanye hitam ini, para tersangka ternyata mempunyai peran masing-masing. Dalam video ibu berinisial Engqay Sugiarti dan Ika Peranika yang menyosialisasikan pesan kepada seorang kakek. Sedangkan peran Citra Widianingsih merekam video lalu mengunggah ke dengan akun pribadi miliknya.

Ancaman Hukuman 6 Tahun Penjara

Polda Jabar kemudian melakukan serangkaian penyelidikan tentang dugaan pelanggaran UU ITE.  Jika terbukti melanggar, ketiga ibu rumah tangga tersebut bisa terancam hukuman 6 tahun penjara dengan denda 1 miliar lho guys. Untuk sekarang, masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut.

Fakta Kampanye Hitam Ibu-Ibu Di Karawang

Tanggapan Kubu Jokowi

Setelah viralnya video yang diduga kampanye hitam ini, kubu Jokowi langsung memberi tanggapan khususnya Cawapres nomor urut 01, Ma’ruf Amin. Dia mengatakan tentang peraturan azan akan yang dilarang dan pernikahan sesama jenis akan dilegalkan jiak mereka menang adalah hal yang tidak benar.

Kesimpulan

Itulah fakta kampanye hitam ibu-ibu di Karawang versi taupedia. Mendukung salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden memang hak dari setiap masyarakat. Tapi alangkah baiknya jangan sampai menjelek-jelekan atau menyebarkan berita bohong ke pihak lawan ya.


0 Comments

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Gif
GIF format