Makna Dibalik 7 Makanan Khas Lebaran Di Indonesia


840
840 points

Saat hari lebaran, berkunjung ke rumah orang yang lebih tua, sanak saudara, atau tetangga menjadi tradisi khas masyarakat Indonesia. Dan di tengah proses silaturahmi, tentu tuan rumah selalu menyediakan aneka makanan khas lebaran kan guys seperti opor, ketupat, dan makanan tradisional lainnya.

Sebenarnya, jika kita menelusuri kebiasaan para leluhur Jawa yang tersebar melalui tradisi lisan, penyediaan hidangan makanan terilhami dari ajaran para penyebar agama Islam di tanah Jawa atau para Wali Songo. Wali Songo terutama Sunan Kalijaga menggunakan pendekatan budaya untuk meng-Islamkan tanah Jawa dengan memberikan ajaran Islam melalui simbol-simbol atau perumpamaan.

Makna Dibalik 7 Makanan Khas Lebaran Di Indonesia

Salah satunya yaitu melalui makna filosofis makanan yang disajikan masyarakat Jawa saat lebaran atau hari-hari besar tertentu. Setidaknya, ada 7 jenis makanan khas lebaran yang sering disajikan dan memiliki makna dibalik namanya.

Makna 7 Makanan Khas Lebaran

Makanan tersebut memiliki makna agar kuliner yang dinikmati mampu memberikan tiga hal yaitu: pitutur (nasehat), pituduh (petunjuk), dan pitulungan (pertolongan). Penasaran kan guys makanan apa saja yang memiliki makna filosofi? Nah langsung aja, berikut ini adalah makna dibalik 7 makanan khas lebaran di Indonesia versi taupedia.

Kupat (Ketupat)

Makanan pertama yang selalu ada saat lebaran yaitu ketupat atau kupat. Selain selalu ada di puncak hari Idul Fitri, ketupat biasanya juga disajikan di hari ketujuh sehabis lebaran dan sering disebut sebagai Syawalan, Kupatan, atau Bodo Kupat (Lebaran Ketupat).

Makna Dibalik 7 Makanan Khas Lebaran Di IndonesiaMakna Dibalik 7 Makanan Khas Lebaran Di Indonesia

Kupat mempunyai makna ngaku lepat atau (mengakui kesalahan). Artinya, manusia adalah tempat salah dan dosa, sehingga wajib baginya untuk mengakui kesalahan dan dosanya. Selain itu, Kupat juga sering dimaknai laku papat (tindakan empat) yaitu lebaran, luberan, leburan, dan laburan.

Lebaran artinya lebar atau selesai dalam menjalani ibadah puasa. Luberan berarti meluber, melimpahnya pahala, sehingga dianjurkan memperbanyak kebaikan. Leburan berarti lebur atau habis yang artinya saling maaf memaafkan sehingga segala kesalahan yang telah dilakukan menjadi suci lahir dan batin.

Sedangakan Laburan artinya putih dan bersih, berasal dari kata labur (kapur). Manusia memang dianjurkan agar selalu menjaga perilaku dan jangan mengotori hati yang telah suci.

Lepet

Makanan khas lebaran selanjutnya yaitu lepet. Lepet mempunyai maknanya disilep sing rapet atau (disimpan yang rapat). Maksudnya, setelah semua saling meminta dan memberikan maaf, maka hendaknya semua kesalahan yang telah lalu disimpan yang rapat, dilupakan, dan tidak diungkit-ungkit lagi.

Lepet

Santen (Santan)

Banyak jenis makanan yang menggunakan santan seperti opor dan aneka sayur lainnya. Santen mempunyai makna ingkang salah nyuwun pangapunten (yang salah meminta maaf) atau sami-sami paring pangapunten (sama-sama memberikan maaf).

Santen

Lontong

Saat lebaran tentu banyak orang yang menyajikan makanan khas satu ini. Lontong, sendiri mempunyai maknan olone dadi kothong (jeleknya menjadi kosong atau hilang). Yang artinya, setelah bermaaf-maafan maka semuanya menjadi netral lagi, menjadi kosong-kosong dan kesalahan atau keburukannya menjadi hilang.

Lontong

Ketan

Ketan mempunyai maknan ngraketaken ikatan (merekatkan ikatan). Artinya setelah kita saling mengakui kesalahan, bermaaf-maafan, maka selanjutnya dianjurkan untuk merekatkan ikatan yaitu ikatan kekeluargaan dan persaudaraan sesama manusia.

Makanan Khas Lebaran Di Indonesia

Apem

Mungkin banyak dari kalian suka makanan manis satu ini kan guys? Nama apem sebenarnya berasal dari bahasa Arab ‘afwun yang artinya maaf. Artinya, setelah seseorang mengakui kesalahan maka selanjutnya meminta maaf. Apem juga sebagai simbol permintaan maaf dan merupakan bentuk mengagungkan asma Allah Al-‘Afuww (Maha Pemaaf).

Makanan Khas Lebaran Di Indonesia

Kolak

Nama kolak berasal dari bahasa Arab Khaliqun (Sang Pencipta). Kolak biasanya berisi umbi-umbian yang tertanam di dalam tanah (pala kependhem) seperti ketela rambat, ketela pohon, dan lainnya.

Hal ini bermakna agar manusia selalu ingat bahwa dirinya pada akhirnya akan kembali ke tanah dan bertanggungjawab atas segala perbuatannya kepada Sang Pencipta, Allah SWT. Sehingga memacu dirinya agar senantiasa berbuat kebaikan.

Makanan Khas Lebaran Di Indonesia

Kesimpulan

Itulah makna dibalik 7 Makanan khas lebaran di Indonesia versi taupedia. Melalui makanan saja para Walisongo dengan arif dan bijaknya mampu menggunakan budaya untuk penyebaran ajaran Islam. Maka seharusnya di era yang sudah kekinian seperti sekarang, sudah sepatutnya semua elemen umat Islam bersatu untuk terus menyebarkan kebaikan ajaran Islam bukannya saling menyalahkan.


0 Comments

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Gif
GIF format