Negara Yang Bangkrut Karena Hutang Berlebihan


836
836 points

Hampir semua negara didunia memiliki hutang termasuk negara kita Indonesia. Walaupun banyak negara dijuluki sebagai negara maju dan kaya, hal ini tidak menjamin perekonomian negaranya aman dan terbebas dari hutang lho. Bahkan ada beberapa negara yang bangkrut karena hutang banyak. Akibatnya, negaranya bangkrut dan rakyatnya jatuh miskin.

Negara Yang Bangkrut Karena Hutang

Karena ketidakmampuan melunasi hutang inilah negara-negara berikut ini dicap sebagai negara bangkrut. Nah langsung aja nih guys, berikut beberapa negara yang bangkrut karena hutang versi taupedia.

Negara Yang Bangkrut Karena Hutang

Yunani

Negara Yunani secara resmi menyandang status sebagai negara bangkrut sejak 30 Juni 2015 lalu. Total hutang Yunani sendiri sejauh ini tercatat berjumlah USD 360 miliar atau setara 5.255 triliun.

Kondisi ini terlihat semakin parah karena gelandangan di Yunani semakin banyak dan mereka sangat kelaparan. Jumlah tunawisma atau gelandangan naik jadi 40 persen. Pemerintah Yunani juga memperkirakan ada sekitar 20.000 orang yang tidak punya rumah di Athena dari total 660.000 penduduk di daerah sana.

Naiknya angka gelandangan di Yunani disebut sebagai dampak krisis ekonomi yang melanda sejak 2010 silam. Angka pengangguran meroket dari 10,6 persen pada 2004 menjadi 26,5 persen pada 2014.

Negara Yang Bangkrut Karena Hutang

Zimbabwe

Pada tahun 2008, Zimbabwe, salah satu negara di kawasan Afrika mencatatkan kisah kelam dalam sejarah perekonomian. Pada saat itu, Zimbabwe terlilit hutang sebesar USD 4,5 miliar atau 62,8 Triliun Rupiah.

Dengan kondisi ekonomi yang  buruk, pemerintahnya juga harus berjuang mengatasi tingkat pengangguran yang semakin tidak terkendali hingga mencapai 80 persen.Jatuhnya perekonomian negara berdampak sangat luas ke semua lapisan masyarakatnya. Bahkan Masyarakat Zimbabwe mulai berhenti menggunakan bank.

Mereka juga berhenti membayar pajak dan tidak lagi menggunakan mata uang nasional Zimbabwe sebagai alat transaksi jual beli. Sebuah studi yang digelar Yale University bahkan menunjukkan kalau negara Zimbabwe merupakan negara dengan kemerosotan ekonomi tercepat di dunia.

Zimbabwe

Argentina

Pada tahun 2001, Argentina dinyatakan bangkrut karena tidak bisa membayar hutang negara USD 100 miliar atau 1.397 Triliun Rupiah. Semua kejadian ini berawal dari kebijakan Pemerintah Argentina yang mematok harga uang USD 1 sama dengan 1 peso Argentina.

Berbagai langkahpun telah dilakukan oleh pemerintah. Tercatat, pada tahun 2005 dan 2010, Argentina mengumpulkan para kreditornya untuk membahas restrukturisasi utang yang mencapai USD 100 miliar tersebut. Sebagian besar kreditor setuju untuk menerima skema restrukturisasi yang ditawarkan oleh Argentina.

Argentina pun berhasil melakukan restrukturisasi utang sehingga hutangnya berkurang 70 persen. Yang Artinya, hutang Argentina hanya tersisa kurang lebih sebesar USD 30 miliar atau 410 triliun rupiah. Tapi pada tahun  2018, pemerintah Argentina secara tidak terduga mengajukan pinjaman awal USD 50 miliar atau sekitar 729,69 triliun dari Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF).

Hal ini dilakukan karena krisis ekonomi yang terjadi. Krisis ekonomi menyebabkan inflasi merajalela. Bahkan nilai tukar peso Argentina melemah 40 persen sepanjang 2018.

Argentina

Venezuela

Krisis yang terjadi di Venezuela akhir akhir ini juga karena terlilit hutang. Menurut Bank Sentral Venezuela, hutang luar negeri Venezuela pada tahun 2014 meliputi hutang publik Venezuela sebesar 55 persen dari semuanya seperti dalam bentuk dalam bentuk obligasi utang domestik dan luar negeri, tagihan treasury, dan pinjaman bank.

Kemudian hutang keuangan PDVSA (Perusahaan minyak dan gas alam milik negara Venezuela) sebanyak 21 persen. Hutang luar negeri sebanyak 15 persen melalui pembiayaan yang diperoleh melalui dana China.

Lalu utang CADIVI (badan pemerintah Venezuela yang mengelola pertukaran mata uang legal di Venezuela) sebanyak 9 persen. Pada bulan November 2017, The Economist memperkirakan utang Venezuela mencapai USD 105 miliar dan cadangannya sebesar USD 10 miliar.

Negara Yang Bangkrut Karena Hutang Berlebihan

Kesimpulan

Itulah 4 negara yang bangkrut karena hutang versi taupedia. Belajar dari negara yang bangkrut karena hutang, semoga saja hal ini bisa jadi catatan penting kepada para calon pemimpin Indonesia agar berfikir serius untuk membayar hutang yang sudah ada dan bukan menambah lagi. Karena hutang yang berlebihan bisa membawa kita ke kehancuran.


0 Comments

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Gif
GIF format