Penipuan Berkedok Agama


Sampai sekarang, modus penipuan sudah sangat beragam. Sedangkan penipuan yang sedang viral akhir-akhir ini yaitu penipuan berkedok agama dan kerajaan bernama Kerajaan Keraton Agung Sejagat. Selain Keraton Agung Sejagat, ternyata ada beberapa penipuan berkedok agama lain yang sempat viral di Indonesia.

5 Penipuan Berkedok Agama - Sempat Viral Di Indonesia

5 Penipuan Berkedok Agama

Modus penipuan yang digunakan pun beragam mulai dari mengaku dirinya sebagai Nabi bahkan sampai menjual tiket ke surga seharga Rp. 2.000.000!! Nah langsung saja, berikut ini adalah 5 penipuan berkedok agama yang sempat viral di Indonesia versi taupedia.

1. Kerajaan Keraton Agung Sejagat

Penipuan yang pertama yaitu Kerajaan Keraton Agung Sejagat yang berasal dari Purworejo, Jawa Tengah. Keraton Sejagat ini menjadi viral karena mereka mengklaim kalau wilayah kekuasaannya sampai seluruh dunia.

Kerajaan Sejagat ini dipimpin oleh Toto Santoso sebagai raja dan Fanni Aminadia sebagai ratunya. Dengan iming-iming uang dan jabatan tinggi dalam kerajaan inilah, mereka berhasil mendapatkan pengikut sampai ratusan orang. Anehnya, para pengikutnya diwajibkan membayar iuran hingga puluhan juta rupiah.

Kerajaan Keraton Agung Sejagat

Tapi seiring waktu berjalan, keberadaan Keraton Agung Sejagat ternyata membuat resah warga bahkan sampai polisi turun tangan. Setelah diselidiki, diduga Toto dan Fanni telah menipu warga dengan menyampaikan berita bohong terkait sejarah kerajaan tersebut. Pada akhirnya, mereka ditangkap pada tanggal 14 januari 2020 lalu dengan berbagai barang bukti seperti sejumlah buku tabungan, uang tunai, dan senjata api.

2. Kerajaan Ubur-Ubur

Selain Keraton Agung Sejagat, ada juga penipuan berkedok kerajaan lainnya yaitu Kerajaan Ubur-Ubur. Kerajaan Ubur-Ubur berasal dari kota Serang, Banten. Salah satu pernyataan kontroversial pemimpinnya yaitu menyebutkan kalau Nabi Muhammad bukanlah seorang laki-laki. Pernyataannya kemudian dia unggah ke sosial media dan tentunya menuai banyak protes dari masyarakat.

Kerajaan Ubur-Ubur

Tidak hanya itu, Aisyah yang mengaku sebagai ratu ubur-ubur juga diduga kuat sengaja menyimpulkan sendiri tafsiran Al-Quran hanya untuk menarik pengikut lewat sosial media. Aisyah bahkan mengaku dirinya sebagai Ratu Kidul yang menganut agama asli Indonesia Sunda Wiwitan yang mengakui Al-Quran dan Allah SWT. Karena tindakan mereka meresahkan warga, raja dan ratu Kerajaan Ubur-Ubur serta belasan pengikutnya telah diamankan pihak berwajib pada tahun 2018 lalu.

3. Padepokan Dimas Kanjeng

Padepokan Dimas Kanjeng yang berasal dari Probolinggo, Jawa Timur dipimpin oleh Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Dimas Kanjeng mengaku kalau dirinya punya kekuatan untuk menggandakan uang. Walaupun tidak masuk akal, cerita tentang kesaktiannya menjadi sangat populer dan berhasil membuat ribuan orang percaya untuk menjadi pengikutnya.

Modus penipuan yang digunakan ada 2 macam. Modus yang pertama yaitu Dimas Kanjeng mengaku kalau dirinya memiliki kekuatan melipat gandakan uang dengan cara menunggu gudang uang gaib terbuka. Sedangkan modus kedua yaitu dengan meminta para pengikutnya untuk memberi mahar uang kepada padepokan dengan alasan untuk membangun masjid.

Padepokan Dimas Kanjeng

Tetapi pada bulan Februari tahun 2016 lalu, seorang pengikut Dimas Kanjeng membuat laporan penipuan kepada pihak berwajib senilai Rp 25 miliar. Setelah dilakukan penyelidikan, polisi menemukan gudang uang di lantai satu dan dua rumahnya. Karena tindakan penipuannya inilah, Dimas Kanjeng akhirnya langsung ditangkap pihak berwajib.

4. Padepokan Syekh Sangga Bintang Pratama

Padepokan Syekh Sangga Bintang Pratama berasal dari Karawang, Jawa Barat. Pemimpinnya yang bernama Abdul Muhjib mengaku kalau dirinya adalah seorang nabi yang diutus untuk menyelamatkan para pengikutnya pergi ke surga. Tak hanya itu, dia bahkan mengubah kalimat syahadat dengan versinya sendiri!!

Sedangkan modus penipuan Abdul Muhjib dan 5 rekannya yaitu dengan menjanjikan para pengikutnya masuk surga kalau mereka membayar 2 juta sebagai uang masuk sebagai santri. Karena tidak masuk akal, masyarakat kemudian melaporkan padepokan ini kepada MUI dan diselesaikan secara damai.

5 Penipuan Berkedok Agama - Sempat Viral Di Indonesia

Setelah berakhir damai, Abdul Muhjib kemudian berulah lagi pada tahun 2016. Tapi karena polisi kesulitan membuktikan kalau dia menjual tiket ke surga seharga Rp 2 juta dan tidak ada orang yang melapor pada waktu itu, akhirnya mereka mengembalikan Abdul Muhjib ke keluarganya di Subang. Sedangkan masyarakat yang kesal merobohkan bangunan Padepokan Syekh Sangga Bintang Pratama.

5. Pondok Pesantren Nurul Quran Cirebon

Penipuan terakhir yaitu Pondok Pesantren Nurul Quran yang terletak di Desa Setu Kulon, Kecamatan Waru, Cirebon, Jawa Barat. Idris Nawawi sang pemimpin pondok mengaku kalau dia bisa pergi ke langit tingkat ketujuh dan bertemu malaikat Jibril. Selain itu, dia juga mengaku sering bertemu Nabi Muhammad dan diberi pusaka.

5 Penipuan Berkedok Agama - Sempat Viral Di Indonesia

Benda-benda pusaka tersebut kemudian dijual ke pengikutnya dengan harga yang tidak wajar. Sebagai contoh, sebuah tasbih saja dijual seharga 1 juta karena dianggap bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit. Menurut pengakuannya, Idris Nawawi sudah menjual sekitar 500 benda pusaka dari tahun 2009 sampai 2015. Masyarakat yang resah akhirnya berdemo dan menggeruduk pondok pesantren tersebut pada tanggal 15 Februari 2015 lalu.

Kesimpulan

Itulah 5 penipuan yang berkedok agama versi taupedia. Sekarang, banyak sekali orang yang mengatasnamakan agama untuk kepentingan mereka pribadi. Jadi ingat ya guys, lebih baik kita selalu waspada dan jangan gampang terhasut apalagi tergoda oleh iming-iming seseorang.


1714
3.5k shares, 1714 points