Penjelasan Berenang Bisa Menyebabkan Hamil


Beberapa hari yang lalu, Komisioner KPAI Sitti Hikmawatty mengingatkan kaum perempuan untuk berhati-hati saat berada di kolam renang. Dia mengatakan kalau wanita berenang bersama laki-laki bisa saja menyebabkan kehamilan. Penyebab kehamilan tanpa berhubungan badan ini tentu menjadi viral dan mendapat banyak kritikan.

Penyebab Kehamilan - Benarkah Berenang Bisa Membuat Hamil?

Wacana Penyebab Kehamilan Hanya Dengan Berenang

Nah mungkin diantara kalian ada yang bingung, apakah benar hanya dengan berenang bisa menyebabkan hamil meski tidak berhubungan badan? Penasaran kan guys? Langsung saja, berikut ini adalah penjelasan apakah berenang bisa menjadi penyebab kehamilan versi taupedia.

Pernyataan Komisioner KPAI

Munculnya wacana berenang bisa menyebabkan kehamilan pertama kali disebutkan oleh Komisioner KPAI bernama Sitti Hikmawatty. Menurutnya, penyebab kehamilan dari kolam renang merupakan contoh kehamilan secara tidak langsung karena tidak bersentuhan secara fisik.

Pernyataan Komisioner KPAI

Siti juga menjelaskan, kalau kehamilan yang disebabkan saat berenang bisa terjadi saja apalagi jika sang wanita sedang dalam keadaan subur. Karena pernyataannya itulah, Siti mendapatkan banyak kritikan dan sindiran dari masyarakat.

Untuk lebih detailnya, kalian bisa lihat video penjelasan Sitti Hikmawatty di bawah.

Penjelasan Dokter dan Para Ahli

Menanggapi pernyataan Komisioner KPAI, IDI (Ikatan Dokter Indonesia) menilai secara teori, kemungkinan kehamilan di kolam renang memang bisa saja terjadi. Tapi kemungkinan itu sangatlah kecil dan sangat jarang terjadi.

Menurut Kabiro Hukum Pembinaan dan Pembelaan Anggota IDI, Dokter HN Nazar mengatakan kalau kondisi air kolam renang bisa saja merusak kualitas sperma dan sangat kecil kemungkinan bisa menyebabkan kehamilan.

Penyebab Kehamilan - Benarkah Berenang Bisa Membuat Hamil?

Dilansir dari Kompas, menurut dokter spesialis obstetri dan ginekologi, Dr. Yassin Yanuar Mohammad SpOG-KFER menjelaskan kalau perempuan bisa hamil saat berenang tidaklah benar. Menurutnya, sperma akan langsung mati dalam beberpaa menit setelah dikeluarkan dalam air kolam renang.

“Tidak benar. Berenang dalam satu kolam yang sama antara pria-perempuan tidak akan menyebabkan kehamilan pada perempuannya. Sperma yang diejakulasikan akan mati dalam beberapa menit setelah keluar dari tubuh. Cairan seminal atau ejakulat akan langsung mengering ketika keluar dari tubuh. Demikian juga saat dikeluarkan di dalam kolam renang akan langsung mati atau rusak, sehingga pernyataan tersebut tidak memiliki bukti atau dasar ilmiah.”

Kesimpulan

Intinya nih guys, walaupun kehamilan saat berenang bisa saja terjadi, tapi kemungkinan itu sangat kecil dan sangat jarang sekali terjadi. Kenapa? Karena sperma yang dikeluarkan saat pria berenang tidak bisa berjalan mencari alat kelamin wanita dan menembus pakaian renang, apalagi sampai masuk ke rahim dan membuahi telur hingga terjadi kehamilan.

Disisi lain, jika ejakulasi terjadi di air panas atau dalam kolam renang yang penuh bahan kimia, sperma hanya akan bertahan hidup selama beberapa detik. Makanya, kemungkinan hamil pun sangat rendah. Nah kalau menurut apakah kalian setuju dengan pendapat Komisioner KPAI? Jangan lupa ya untuk komen di bawah.


1733
5.4k shares, 1733 points